Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
Selamat Datang di website MAN TEMANGGUNG MADRASYAH ALIAH NEGERI TEMANGGUNG
blog-img-10

BULAN BAHASA, WAHANA SISWA BERKARYA BUKAN BERGAYA

Salah satu visi MAN Temanggung adalah mewujudkan insan yang kompetitif. Maka tidak heran jika ajang perlombaan sering diselenggarakan oleh civitas akademika MAN Temanggung, khususnya oleh organisasi kesiswaan (OSIS). Ini adalah bukti bahwa ikhtiar mewujudkan visi madrasah masih terus dijalankan.

Momentum Bulan Bahasa di bulan Oktober ini tidak disia-siakan oleh pengurus OSIS MAN Temanggung. Selama dua hari, Senin-Selasa tanggal 28-29 Oktober 2019 OSIS MAN Temanggung mengadakan acara Peringatan Bulan Bahasa dengan agenda perlombaan antar kelas dan pementasan kreativitas siswa di bidang seni dan budaya.

Menurut penuturan ketua OSIS, Ananda Fitria Darmawan, bahwa cabang perlombaan yang dikompetisikan ada tujuh. “Dalam kegiatan bulan bahasa ini ada tujuh cabang perlombaan, yaitu pidato bahasa Arab, speech contest, cipta baca puisi, menyanyi lagu Jawa, senam kebudayaan, pembuatan Mading, dan jumble world. Semoga dengan tujuh jenis perlombaan ini tingkat kompetisi akan berjalan dengan seru dan bermanfaat bagi pengembangan potensi siswa.” Begitu penuturan Ananda menjelang acara perlombaan dimulai.

Secara teknis acara dibagi menjadi dua segmen, pertama adalah segmen perlombaan, dilaksanakan hari Senin 28 Oktober 2019. Dan segmen kedua adalah pentas seni dan penampilan para finalis lomba digelar pada hari Selasa 29 Oktober 2019. Acara perlombaan dimulai sekitar pukul 09.00 wib dan berakhir sekitar pukul 16.00 wib. Ketua panitia kegiatan, Alfian’ “Cabang perlombaan yang paling menyita waktu adalah senam kebudayaan dan menyanyikan lagu Jawa, dua cabang lomba ini baru selesai setelah shalat ashar.”

Kegiatan segmen kedua digelar di panggung utama, berbagai pertunjukan karya siswa ditampilkan, mulai dari seni drama, seni tari, dan band. Acara dimulai dengan penampilan seni drama Ramayana oleh kelas Agama, dilanjutkan seni tari tradisional Warok dari kelas IPS, seni drama kolosal kebangsaan dari kelas Bahasa, dan drama perjuangan melawan penjajah oleh kelas IPA. Tampil di akhir acara dua group band ternama di MAN Temanggung, yaitu The Walking Band dan Connected Band. Acara berjalan dengan meriah, siswa-siswi nampak antusias dan terhibur.

Kepala MAN Temanggung, Drs. H. Khoironi Hadi, M.Ed, pada saat memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan Bulan Bahasa menyampaikan “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, terima kasih kepada panitia yang telah menginisiasi acara bulan bahasa ini. Juga kepada bapak dan ibu wali kelas yang telah mendampingi anak-anak didiknya sehingga mampu berkarya dengan luar biasa. Acara semacam ini sangat penting untuk pengembangan diri siswa dalam berkarya. Dan besok kalau ada program pertukaran pelajar dengan negara lain, siswa mampu mengenalkan kesenian dan kebudayaan yang menjadi kekayaan negara kita ini.”

Dengan dilaksanakannya kegiatan bulan bahasa ini, kreativitas siswa dalam berkarya terlihat nyata. Diantara mereka semakin terlihat bakat-bakatnya, ada yang berbakat dalam pidato bahasa arab, pidato bahasa inggris, mencipta dan membaca puisi, menyanyi lagu-lagu Jawa, membuat dan mempresentasikan Mading, mementaskan karya seni drama, seni tari, dan sebagainya.

Wakil kepala madrasah bidang kesiswaan, Ahmad Sultoni, M.Pd, saat dihubungi oleh tim www.mantemanggung.sch.id menyampaikan, “Kami berharap agar kegiatan ini menjadi pengalaman dan pembelajaran yang berharga bagi para siswa dalam mengenali dan mencintai bahasa, seni, dan budaya bangsanya. Kegiatan bulan bahasa adalah media bagi siswa untuk berkarya, bukan bergaya.” [jf]