Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
Selamat Datang di website MAN TEMANGGUNG MADRASYAH ALIAH NEGERI TEMANGGUNG
blog-img-10

PURNA TUGAS, PAMITAN YANG MENGHARUKAN

Siang itu, Jum’at 4 Oktober 2019, suasana haru dan sendu menyelimuti ruang aula utama MAN Temanggung. Sambutan pamitan purna tugas dari H. Abu Yazid, S.Ag, dan H. Abdul Syukur, M.Pd menusuk relung hati terdalam para tamu undangan.

Kebersamaan yang sudah puluhan tahun dijalani di madrasah telah mengukir berbagai kenangan indah, berat rasanya jika harus berpisah. “Bagi saya perpisahan ini hanyalah pada lahirnya saja, batin kita tetap menyatu”. Begitu ungkapan H. Abu Yazid dalam sambutan pamitannya.

Sedangkan bagi H. Abdul Syukur, perpisahan diibaratkan perceraian. Dalam sambutan pamitannya, mengungkapkan “Kalau kita buka kamus bahasa Indonesia, perpisahan itu berarti perceraian. Dan bagi orang yang bercerai ada tiga macam perasaan, pertama merasa sedih, kedua merasa biasa-biasa saja, dan yang ketiga merasa senang karena yang suka usil sudah pergi. Saya berharap saya tidak termasuk yang ketiga.” Ungkapnya.

Dalam sambutannya, bapak Abu Yazid maupun bapak Syukur sesekali menghentikan kata-katanya, atau lebih tepatnya tidak mampu berkata-kata, karena saking beratnya mengenang masa-masa Indah di madrasah, terutama pada masa-masa muda mereka yang seolah waktunya habis di madrasah dan jarang sekali di rumah. Istri dan anak hanya kebagian sisa waktu dari pengabdian mereka sebagai seorang guru madrasah.

Selain pamitan purna tugas, acara ini juga untuk pamitan pindah tugas oleh bapak Khotibul Umam, yang terhitung sejak pertengahan tahun 2019 ini beralih tugas, naik jabatan menjadi pengawas madrasah aliyah di kementerian agama Kabupaten Temanggung.

Untuk memecah keharuan dan kesenduan para tamu undangan, dalam sambutannya pak Umam didampingi istri mempersembahkan dua buah lagu yang diiringi alunan musik organ tunggal. Dari suara emas bapak Umam dan istrinya, hadirin merasa terhibur dan suasana kesenduan sedikit terobati dengan suara merdu.

Kepala MAN Temanggung, H. Ali Masyhar, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi dari bapak-bapak yang purna tugas maupun pindah tugas. Selain itu, mewakili seluruh keluaga besar madrasah, beliau juga memohonkan maaf jika selama bersama sering ada kesalahan. “Walaupun sudah purna tugas, bapak-bapak tetap menjadi bagian dari keluarga besar MAN Temanggung.” Tutur pak kepala madrasah.

Acara pamitan diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan berupa bingkisan dari madrasah, koperasi, dan guru PNS. Selain itu, madrasah juga memberikan surprise berupa gambar karikatur bapak-bapak yang purna tugas dan pindah tugas. Dalam gambar karikatur tersebut nereka terlihat romantis dan ceria bersama pasangannya. “Gambar karikatur yang kita berikan ini adalah wujud doa agar keluarga mereka tetap romantis dan bahagia.” Begitu penuturan H. muslih selaku pantia pelaksana acara pamitan. [jf]