Pepatah Arab mengatakan, Syubbanul yaum rijalul ghad (Pemuda saat ini adalah pemimpin masa depan). Sehingga, baik dan buruknya suatu bangsa di masa yang akan datang adalah tergantung kualitas para pemudanya. Agar memiliki jiwa kepemimpinan, maka generasi muda harus dilatih untuk mandiri, disiplin, jujur, dan tanggungjawab.

Bertolak dari pemikiran tersebut, MAN Temanggung menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kepempimpinan dan Bela Negara untuk pengurus OSIS, Tonti, dan Siswa Kelas X. Kegiatan ini dilaksanakan Batalyon Artileri Medan 3/Naga Pakca Magelang pada hari Kamis sampai Sabtu, tanggal 14 sampai 16 November 2019.

Kegiatan dimulai dengan apel pembukaan di lapangan Yonarmed 3 Magelang, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan lapangan, seperti PBB, push up ,dan berguling di lapangan. Kegiatan malam hari adalah pengenalan tentang TNI di aula Yonarmed 3, pagi harinya senam dan lari mengelilingi lapangan, dan dilanjutkan dengan outbound.

Khusus untuk siswa kelas X, kegiatan selesai pada hari Jumat,15 November 2019 pada pukul 15.00 WIB. Sedangkan pengurus OSIS dan Tonti selesai pada hari Sabtu,16 November 2019 jam 08.00 WIB. Pada saat siswa kelas X kembali ke MAN Temanggung, pengurus OSIS dan Tonti melaksanakan kegiatan PBB dan pada malam harinya dilaksanakan kegiatan renungan pada pukul 23.00 -03.45 dini hari.

Difa Ciptaning Tyas, salah satu peserta dari pengurus OSIS saat dihubungi mengatakan “Peserta kegiatan sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini, karena dapat melatih mental, disiplin, tanggung jawab, kemandirian, dan menanamkan rasa cinta terhadap tanah air.”

Firman Maulana, selaku koordinator pelatih dari Yonarmed 3 Magelang berpesan kepada peserta agar selalu semangat dan pantang menyerah dalam segala hal supaya dapat meraih cita-cita dan menjadi generasi yang berguna bagi agama dan bangsanya. Dia juga mendoakan agar para peserta dapat menjadi orang yang sukses dan bermanfaat bagi semua orang.

Hari Sabtu,16 November 2019 sekitar pukul 08.00 kegiatan tersebut selesai, dan para pelatih mengantarkan peserta sampai di MAN Temanggung. Kemudian dilaksanakan kagiatan penyerahan yang diwakili oleh Firman Maulana dan diterima oleh kepala MAN Temanggung Bapak Drs. Khoironi Hadi,M.Ed.

Dalam sambutan penerimaan, Kepala MAN Temanggung mengungkapkan rasa terimakasih kepada para pelatih yang hanya dalam waktu tiga hari mampu melatih siswa menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, dan bertanggungjawab. [Difa]

Salah satu unit kegiatan intra siswa (UKIS) yang eksis di MAN Temanggung adalah Majelis Taklim Nahdlatut Thullab (MTNT). Organisasi kesiswaan ini bergerak di bidang keagamaan, baik di ranah dakwah, tarbiyah, ubudiyah, muamalah, maupun ukhuwah.

Agama adalah ruhnya madrasah, maka selain pembelajaran materi keagamaan, kegiatan keagamaan juga sangat penting untuk membangun karakter siswa yang berakhlakul karimah. Hal ini sesuai dengan salah satu visi MAN Temanggung, yakni mewujudkan insan yang agamis. Sehingga keberadaan organisasi MTNT di MAN Temanggung sangat dibutuhkan.

Seiring dengan bergantinya tahun pelajaran di madrasah, dari tahun pelajaran 2018/2019 menjadi tahun 2019/2020, maka kepengurusan MTNT juga harus dilakukan reorganisasi. Maka, bertepatan pada hari Sabtu, tanggal 2 November 2019, telah dilaksanakan reorganisasi kepengurusan MTNT di aula MAN Temanggung.

Acara reorganisasi dimulai dengan sambutan oleh ketua MTNT periode 2018/2019, M. Haikal Azim, kemudian pembekalan (upgrading) oleh pembina MTNT, Jakfar Sodik, S.Pd.I, dilanjutkan dengan pemilihan ketua MTNT periode 2019/2020. Pemungutan suara pemilihan ketua dilaksanakan sekitar pukul 16.00 WIB, dan ketua yang terpilih adalah M. Andrian Maulana, siswa kelas XI-MIA.5.

Dalam upgrading terhadap pengurus MTNT yang baru, Jakfar Sodik, S.Pd.I, menyampaikan “Yang menjadi spirit kita di organisasi MTNT adalah li i’lai kalimatillah, untuk menegakkan kalimat-kalimat Allah, sehingga inti kegiatan di MTNT adalah dakwah dan tarbiyah. Dakwah untuk syi’ar Islam kepada masyarakat secara luas, dan tarbiyah untuk meningkatkan pemahaman kita terhadap ajaran-ajaran Islam.” Lebih lanjut Pak Jakfar (begitu dia biasa dipanggil) menjelaskan “Bahwa ketika menjadi pengurus di organisasi MTNT, maka kalian akan memperoleh P3K, yaitu Pengetahuan, Pengalaman, Persahabatan, dan Kemanfaatan.”

M. Andrian Maulana selaku ketua MTNT terpilih dalam sambutan perdananya menyampaikan “Terima kasih atas kepercayaan teman-teman terhadap saya, semoga saya mampu memegang amanah yang mulia ini. Bersama-sama kita majukan MTNT, program-program periode sebelumnya yang baik kita lanjutkan, sembari kita susun program-program baru yang lebih baik.”

Sekitar pukul 16.30 WIB acara reorganisasi MTNT diakhiri dengan membaca shalawatan bersama sembari bermushafahah (salaman) antara pembina, pengurus MTNT lama, dan pengurus MTNT yang baru. [jf]